“NGEFLY (INILAH JALANKU)”

Oleh: Khoirussubki Munir

Ketika matahari terbit
Terbitlah cintaku padamu
Tapi ketika matahari tenggelam
Cintaku tak akan menghilang

Ketahuilah sayangku !
Jika panasnya neraka
Bisa kutahan, namun tak demikian hilangmu
Seperti malam tanpa bulan, siang tanpa surya

Jika saja kau memahami, tanpamu aku bak si buta
Si buta yang berjalan susah tak tahu arah
Mataku tak mampu melihat, pandanganku kabur
Yang tersisa hanya harap pada surya

Tapi sayang, lagi-lagi pupus
Esok yang kutunggu nyatanya masih saja gelap
Kembali kucoba menunggu, dan justru awan hitam semakin pekat

Tiba-tiba burung gagak menghampiriku
Membawakan berita,
Bahwa sinar yang kuharap selama ini tertahan oleh hati yang lain
Aku terdiam, sudahlah mungkin inilah jalanku